Minggu, 22 November 2015

Computer Security and Safety, Ethics and Privacy

Tugas Aplikasi Komputer
Dosen : Elizabeth, S.Kom, M.M.
Anggota :
Rethsiannetta Kumala Jaya 201550312
Asrini Danenti 201550322
Christine Megawaty 201550337
Megawati Leonard 201550338
Juniawati 201550345
Indri Princilia 201550346
Florensia Irena 201550353





Computer Security and safety, ethics, and privacy



Computer Security Risk

Computer security risk adalah setiap kejadian atau tindakan yang dapat menyebabkan hilangnya atau kerusakan perangkat keras , perangkat lunak, data, informasi, atau kemampuan pemrosesan

Cybercrime adalah tindakan ilegal online atau berbasis internet di Indonesia terdapat Undang-Undang yang mengatur masalah Cybercrime yaitu UUITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik).

Cybercrime terbagi menjadi 7 kategori dasar :

  • Hacker adalah sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi, membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan komputer. Hacker juga bisa di kategorikan perkerjaan yang dilakukan untuk mencari kelemahan suatu system dan memberikan ide atau pendapat yang bisa memperbaiki kelemahan system yang di temukannya.
  • Cracker adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang dimasuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.
  • Script kiddie adalah mempunyai arti sama dengan cracker tetapi dalam tahap belajar atau biasanya bisa disebut hacker pemula ,seseorang dengan niat buruk yang menggunakan program lain untuk menyerang sistem komputer ataupun melakukan deface pada website.
  • Corporate Spies adalah mata-mata yang mempunyai kemampuan untuk membobol masuk ke komputer dan mencuri data, atau untuk membantu menemukan resiko keamanan pada jaringan suatu organisasi dalam perusahaan, Misalnya memata-matai perusahaan pesaing.
  • Unethical Employees adalah karyawan perusahaan yang tidak beretika yang biasanya melihat data informasi yang bersifat rahasia dan tidak diperbolehkan untuk dilihat.
  •  Cyberextortionists adalah orang yang mengancam sebuah pihak untuk membayar dengan sejumlah uang dengan mengancam penyebaran data-data ataupun hal-hal lainnya.
  • Cyberterrorists adalah bentuk kegiatan terencana yang termotivasi secara politis yang berupa serangan terhadap informasi, sistim komputer, program komputer dan data. Biasanya target yang dituju adalah sistem penerbangan negara, perusahaan pembangkit listrik dan infrastruktur telekomunikasi.



Internet and Network Attack

Informasi yang dikirimkan melalui jaringan internet memiliki tingkat risiko keamanan yang lebih tinggi dimana informasi disimpan didalam organisasi.

Layanan keamanan online adalah sebuah situs web yang mengevaluasi komputer untuk memeriksa tingkat kerentanan email dan internet.


4 Macam Internet dan Network Attack :
  1. Virus Komputer adalah Malware yang menginfeksi sebuah komputer dengan bantuan pihak ketiga untuk mengaktifkan/ menjalankan dirinya - biasanya pemilik komputer itu sendiri. Virus tidak bisa otomatis mengaktifkan dirinya sendiri dan menginfeksi sebuah komputer tapi harus ada tindakan dari pihak ketiga yaitu pengguna komputer. Biasanya virus dibuat seperti program lain yang sering digunakan oleh pemilik komputer sehingga pemilik komputer itu mau mengaktifkan virus tersebut. Beberapa program komputer yang sering ditiru oleh virus adalah program .JPG , .doc atau folder yang bila diklik akan mengaktifkan si virus tersebut. Untuk lebih meyakinkan pengguna komputer, seringkali pencipta sebuah virus memalsukan virusnya dalam bentuk ikon atau ekstensi gambar porno, atau bentuk lain yang dapat menarik perhatian si pemilik komputer untuk melakukan klik sehingga mengaktifkan virus tersebut.
  2. Worm adalah Malware yang bisa mengaktifkan dirinya sendiri tanpa adanya bantuan dari pihak ketiga. Yang artinya jika worm sudah berhasil masuk dalam sebuah komputer atau jaringan komputer maka worm ini akan dapat berpindah ke komputer lain di dalam sebuah jaringan secara otomatis tanpa dapat dicegah oleh pemilik komputer lain yang ada di dalam jaringan tersebut. Pasti anda bertanya, kalau worm bisa menyebarkan diri tanpa bantuan pihak ketiga kenapa harus repot membuat virus yang membutuhkan tindakan pihak ketiga untuk mengaktifkannya. Worm hanya dapat menginfeksi sebuah komputer jika dia telah menemukan sebuah celah keamanan (Vulnerability) sebuah software yang ada di dalam komputer tersebut. Misalnya : Windows Office, Adobe atau Software terkenal lainnya yang sering menjadi sasaran. Worm tidak akan mampu menginfeksi sebuah sistem komputer bila celah keamanan (Vulnerability) di dalam jaringan komputer itu sudah ditutup/ditambah (patch). Yang artinya, virus akan lebih mudah menginfeksi jaringan komputer yang ter-patch dibanding dengan worm.
  3. Trojan adalah program yang dibuat seperti program yang baik dan berguna untuk setiap pengguna komputer (Crack, Game, atau program lainnya) yang ketika diinstal ke dalam komputer dapat memata-matai, mencuri data, dan mengirimkan ketukan keyboard ke alamat yang telah ditentukan oleh pembuatnya tanpa diketahui oleh si pengguna komputer tersebut.
  4. Rootkit adalah seperangkat software yang berguna untuk menyembunyikan jejak (Proses, File, Koneksi Network) dan mengizinkan seseorang untuk tetap bisa mendapat akses ke sebuah sistem (Backdoor). Rootkir biasanya dipasang oleh hacker setelah sih hacker berhasil memperoleh akses root/administrator pada server melalui salah satu Vulnerability yang masih dimiliki oleh server. Contohnya : (Lubang pada software lama atau versi Kernel OS lama yang belum diupdate). Rootkit digolongkan dalam kategori Malware.



Komputer yang terinfeksi virus memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  • Sistem operasi berjalan lebih lambat dari biasanya
  • Memori yang tersedia kurang dari biasanya
  • Data menjadi hilang
  • Layar menampilkan pesan atau gambar yang tidak biasa
  • Musik atau suara yang tidak biasa dimainkan secara acak
  • Program-program yang ada menjadi hilang
  • Program dan data menjadi tidak bekerja
  • Program yang tidak diketahui atau data misterius muncul
  • Sistem properties berubah
  • Sistem operasi tidak bisa dimulai
  • Sistem operasi mati secara tiba-tiba

Virus juga dapat menyebar melalui E-mail dengan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Langkah 1 : programmer yang tidak bermoral membuat program virus yang menghapus semua data. Mereka menyembunyikan virus di dokumen pengolah kata dan melampirkan dokumen ke email
  • Langkah 2 : mereka mengirimkan pesan melalui email ke semua pengguna di dunia
  • Langkah 3 : jika beberapa pengguna membuka pesan tersebut maka komputer tersebut terkena virus. Jika pengguna tidak mengenali pengirim email tersebut dan kemudian tidak membuka serta menghapus pesan tersebut, maka komputer tersebut tidak terkena virus. 

Pengguna dapat mengambil beberapa tindakan pencegahan untuk melindungi komputer dan perangkat mobile dari virus, yaitu :
  •  Jangan pernah membuka komputer dengan removable media dimasukkan ke dalam drive atau terpasang di port, kecuali kalau media terinfeksi virus
  • Jangan pernah membuka email attachment kecuali kalau email tersebut dari sumber yang terpercaya
  • Mengatur keamanan makro pada program yang  bisa mengakifkan atau menonaktifkan makro. Mengaktikan makro hanya jika dokumen dari sumber yang terpercaya.
  • Menginstal program antivirus pada semua komputer. Update program tersebut secara teratur.
  • Melakukan scan pada semua program yang didownload
  • Jika program antivirus memunculkan email lampiran yang terinfeksi virus, hapus email tersebut.
  • Sebelum menggunakan removable media yang lain, scan media tersebut dari virus. Beberapa commercial software telah terinfeksi dan didistribusikan ke pengguna yang tidak curiga
  • Menginstal program firewall pribadi
  • Tetap terinformasi tentang peringatan virus


Istilah dalam Internet and Network Attack
  • Botnet adalah sekelompok komputer yang berkompromi untuk terhubung ke jaringan. Komputer yang berkompromi dikenal zombie
  • Denial of service attack (DoS attack) mengganggu akses komputer untuk layanan internet. Didistribusikan DoS (DDoS)
  • Back door  adalah program atau instruksi dalam sebuah program yang memungkinkan pengguna untuk melewati kontrol keamanan
  • Spoofing adalah teknik menyusup yang digunakan untuk membuat jaringan atau transmisi internet muncul secara sah
  • Firewall adalah hardware atau software yang melindungi sebuah jaringan sumber dari intrusi
  • Honeypot adalah komputer rentan yang telah diatur untuk menarik penyusup untuk masuk


Fungsi intrusi deteksi software :
  • Analisis semua jaringan lalu lintas
  • Menilai kerentanan sistem
  • Identifikasi setiap gangguan yang tidak sah
  • Memberitahukan administrator jaringan pola perilaku yang mencurigakan atau pelanggaran sistem.


Unauthorized Access and Use

Unauthorized access adalah penggunaan komputer atau jaringan tanpa izin.

Unauthorized use adalah penggunaan komputer atau data untuk kegiatan yang tidak disetujui atau mungkin ilegal.


Organisasi dapat mengambil beberapa langkah untuk membantu mencegah penggunaan jaringan tanpa izin dan ilegal, yaitu :
  • Kebijakan penggunaan yang diterima
  • Menonaktifkan file dan Berbagi printer
  • Firewall
  • Intruksi deteksi perangkat lunak

Krontrol akses adalah ukuran keamanan yang mendefinisikan siapa yang dapat mengakses komputer, kapan mereka dapat mengaksesnya, apa saja yang dapat mereka ambil saat mengakses komputer.



Banyak sistem yang menerapkan kontrol akses menggunakan dua tahap proses yang disebut identifikasi (memverifikasi bahwa individu tersebut adalah pengguna yang valid) dan authentication (verifikasi bahwa individu adalah orang yang dia klaim) dengan cara :
  • User Name and Passwords. 
    Sebuah user name atau user ID adalah sebuah kombinasi unik dari karakter , seperti huruf-huruf alfabet atau angka yang mengidentifikasi satu pengguna tertentu. Sebuah password merupakan kombinasi karakter pribadi yang terkait dengan nama pengguna yang memungkinkan mengakses ke sumber daya komputer tertentu.
  • Password dibuat dengan menggabungkan karakter berupa angka dan huruf. Panjang password terdiri dari 6 sampai 16 karakter.
  • Passphrase adalah kombinasi kata-kata pribadi yang berisi huruf besar dan tanda baca terkait dengan pengguna yang memungkinkan mengakses sumber daya komputer lain. Panjang passphrase terdiri dari 100 karakter.
  • CAPTCHA menampilkan serangkaian karakter dan mengharuskan pengguna untuk memasukkan karakter tersebut dengan benar untuk melanjutkan penggunaan web site.
Possessed objects adalah beberapa item yang harus dibawa untuk mendapatkan akses ke sebuah komputer atau fasilitas komputer. Contohnya ; badges, cards (ATM), smart cards dan keys.
PIN ( personal identification number ) merupakan password angka, baik itu ditentukan oleh perusahaan atau dipilih oleh pengguna.

Biometric Devices adalah mengotentikasi identitas seseorang dengan menterjemahkan karakteristik seseorang, seperti fingerprint.

Digital Forensics disebut juga computer forensic, network forensic atau cyberforensic yaitu penemuan, pengumpulan dan analisis bukti yang ditemukan pada komputer dan jaringan. Beberapa bidang yang menggunakan digital forensics yaitu law enforcement, criminal prosecutors, military intelligence, insurance agencies and information security department in the private sector.

Beberapa  area yang menggunakan digital forensics, diantaranya :
  • Penegakan Hukum
  • Jaksa pidana
  • Intelijen militer
  • Agen asuransi
  • Departemen keamanan informasi


Pencurian Hardware dan Vandalisme


Pencurian Hardware adalah tindakan mencuri peralatan komputer tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Hardware Vandalisme adalah tindakan mengotori atau merusak peralatan komputer 


Langkah-Langkah dalam mengurangi pencurian hardware :
  • Physical Access Control
Semakin berkembangnya zaman, Semua tempat penyimpanan barang berharga diberikan akses fisik untuk dapat memasuki ruangan tersebut. Contohnya : Akses yang dilakukan dengan mendeteksi sidik jari di pemilik.
  • Alarm System
Dalam alarm ini akan diatur kode yang hanya di ketahui oleh si pemilik, dan ketika ada yang berusaha untuk membobol benda ini, maka benda ini akan mengeluarkan bunyi yang cukup besar.
  • Cables to Lock Equipment
Kabel dengan kunci yang dipasang di hardware dengan tumpuan meja atau lantai akan membuat hardware yang dikunci akan sulit untuk dipindahkan. Sehingga hardware tidak dapat dicuri.
  • Real Time Location System
RFID yang kita ketahui adalah sebuah chip kecil yang ditanamkan didalam tubuh manusia. Namun, RFID juga dapat ditanam didalam komputer atau laptop sehingga ketika sebuah hardware hilang maka kita dapat melacak keberadaan hardware tersebut. 

Pencurian Software

Pencurian Software terjadi ketika mencuri media perangkat lunak, sengaja menghapus program atau secara ilegal menyalin program. Contoh bentuk pencurian software theft adalah pembajakan. Pembajakan software merupakan penduplikasian dari perangkat lunak yang memiliki hak cipta secara illegal dan tanpa izin.

Untuk melindungi media perangkat lunak (software) dari pencurian, para pemilik harus menyimpan kotak dan media perangkat lunak (software) yang asli dalam lokasi yang aman. Semua pengguna komputer harus membuat backup dari file-file dan disk mereka secara rutin. Untuk berjaga-jaga jika komputernya dicuri.

Untuk melindungi software dari pembajakan, para pembuat perangkat lunak mengeluarkan perjanjian lisensi (lecense agreement). Artinya, anda tidak memiliki software tersebut. Perjanjian lisensi mencantumkan syarat-syarat spesifik untuk menggunakan software, yang penggunanya harus terima sebelum menggunakan software tersebut. Perjanjian ini biasanya ditampilkan ketika anda melakukan instalasi perangkat lunak (software).

Jenis lisensi paling umum yang tercakup dalam perangkat lunak yang dibeli oleh para pengguna perorangan merupakan lisensi pengguna tunggal (single-user license agreement) secara khusus mencakup berbagai persyaratan spesifikasi tanggung jawab pengguna setelah menyetujui perjanjian tersebut.

Para pengguna diperbolehkan untuk :
  • Menginstal perangkat lunak pada satu komputer
  • Membuat satu salinan dari perangkat lunak
  • Menghapus perangkat lunak dari komputer anda sebelum diberikan atau dijual
Para pengguna tidak diperbolehkan untuk :
  • Menginstal perangkat lunak melalui jaringan internet
  • Memberikan salinan kepada teman atau orang lain, saat perangkat tersebut masih digunakan
  • Mengekspor perangkat lunak
  • Menyewakan perangkat lunak


Menyalin, meminjam, meminjamkan, menyewa, atau dengan cara apapun mendistribusikan perangkat lunak tersebut dapat menjadi pelanggaran Hak Cipta. Di AS, ini juga merupakan kejahatan federal. Walaupun demikian, beberapa pakar memperkirakan bahwa untuk setiap salinan perangkat lunak (software) dengan izin, paling tidak terdapat salinan tanpa izinnya.



Dalam upaya mencegah pembajakan perangkat lunak (software), Microsoft dan para pembuat perangkat lunak (software) lainnya telah mengintegrasikan proses aktivasi ke dalam banyak produk pelanggannya. Pada saat aktivasi produk (product activation), yang dilakukan secara online maupun melalui telepon, para pengguna memberikan angka identifikasi berjumlah 25 karakter dari produk perangkat lunak (software) tersebut untuk menerima angka identifikasi instalasi yang unik untuk komputer dimana perangkat lunak (software) akan dipasang.

Pencurian Informasi

Pencurian informasi terjadi ketika seseorang mencuri informasi pribadi atau rahasia

Enkripsi adalah proses mengkonversi data dibaca ke dalam karakter yang tidak dapat dimengerti untuk mencegah akses yang tidak sah


Digital signature adalah kode terenkripsi bahwa seseorang, situs Web, atau organisasi menempel ke pesan elektronik untuk memverifikasi identitas pengirim. Sering digunakan untuk memastikan bahwa seorang penipu tidak berpartisipasi dalam transaksi Internet
Contoh : Web browser dan situs Web menggunakan teknik enkripsi

Beberapa teknik keamanan informasi :
  • Digital Certificates adalah sertifikat digital yang digunakan bersama dengan sistem enkripsi public key. Atau sebuah file elektronik yang hanya bekerja sebagai paspor online. Digital Certificates dikeluarkan oleh pihak ketiga yang dikenal sebagai Certification Authority seperti Veri Sign atau Thawte.
  • Transport Layes Security (TLS) dan pendahulunya SSL (Secure Sockets Layer) adalah protocol untuk kriptografi yang menyediakan komunikasi internet yang aman melalui internet TLS dan SSL menggunakan sertifikat X 509 dalam menyelenggarakan enkripsinya. Enkripsi yang digunakan menggunakan enkripsi asimetris suatu enkripsi yang menggunakan private key dan public key. Karena menggunakan X 509 TLS menggunakan certificate authority untuk memastikan enkripsi yang menggunakan public key infrastructure dapat berlangsung dengan aman.
  • Secure HTTP menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket LAyer) atau protokol TLS (Transport Layer Security. Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
  • VPN atau Virtual Private Network adalah suatu koneksi antara satu jaringan dengan jaringan lainnya secara privat melalui jaringan publik (internet). VPN disebut Virtual Network karena menggunakan jaringan publik (Internet) sebagai media perantaranya alias bukan koneksi langsung. Dan disebut Private network karena jaringannya bersifat privat, dimana hanya orang tertentu saja yang bisa mengaksesnya. Daya yang dikirimkan pun terenkripsi sehingga aman dan tetap rahasia meskipun dikirim melalui jaringan publik.

    Kegagalan Sistem

Kegagalan Sistem adalah kerusakan berkepanjangan pada komputer

Berbagai faktor dapat menyebabkan kegagalan sistem, termasuk :
  • Hardware yang sudah tua
  • Bencana alam
  • Masalah daya listrik (tegangan terlalu rendah dan terlalu tinggi)
  • Kesalahan dalam program komputer
Dua cara untuk melindungi dari kegagalan sistem yang disebabkan oleh variasi listrik yaitu :
  • Surge Protector
Surge Protector melindungi jaringan anda dari sambaran petir dan lonjakan listrik. Hal ini kompatibel dengan perangkat yang memiliki konektor tipe N. Gunakan Surge Protector untuk menghubungkan perangkat wireless anda dengan antena eksternal sehingga melindungi seluruh jaringan anda dari kerusakan akibat lonjakan listrik.
  • UPS


UPS adalah perangkat yang biasanya menggunakan baterai backup sebagai catuan daya alternatif untuk dapat memberikan suplai daya yang tidak terganggu untuk perangkat elektronik yang terpasang. UPS merupakan sistem penyedia daya listrik yang sangat penting dan diperlukan sekaligus dijadikan sebagai benteng dari kegagalan daya serta kerusakan sistem dan hardware. UPS akan menjadi system yang sangat penting dan sangat diperlukan pada banyak perusahaan penyedia jasa telekomunikasi, jasa, informasi, penyedia jasa internet dan banyak lagi.


Backing UP

Backing Up adalah duplikat dari file, program, atau disk yang dapat digunakan jika aslinya hilang, rusak atau hancur. Untuk membackup file berarti akan membuat salinan file tersebut. Dari sisi backups tersebut disimpan di lokasi yang terpisah dari situs komputer.


2 kategori dari backup yaitu :
  • Full Backup : Menyalin seluruh file yang terdapat di komputer
  • Selective Backup : Pengguna memilih mana folder & file yang akan di backup

3 generasi cadangan backup yaitu :

  • Grandparent File Backup yang jangka waktunya terlama dari semua file backup yang ada. 
  • Parent File Backup agak lama jangka waktunya sekitar 2-5 tahun. 
  • Child Salinan terbatu dari file, biasanya sering dilakukan oleh perusahaan untuk berjaga-jaga dari virus.
Keamanan Nirkabel (Wireless Security)

Proses Wireless Security untuk tambahan pengamanan terhadap suatu resiko. Sekitar 80% dari jaringan nirkabel tidak memiliki perlindungan keamanan. Saat mengemudi akan memungkinkan suatu individu untuk mendeteksi jaringan nirkabel di area yang dilewatinya.


Saat menggunakan firewall, beberapa perlindungan untuk meningkatkan keamanan jaringan nirkabel :
  • Titik akses dari nirkabel tidak boleh menyebarkan SSID
  • Ubah kegagalan dari SSID
  • Konfigurasi WAP sehingga hanya perangkat tertentu yang dapat mengaksesnya
  • Gunakan WPA atau WPA 2 untuk standard keamanan





Note :
Firewall 
system keamanan jaringan computer yang digunakan untuk melindungi computer dari beberapa jenis serangan computer diaktifkan melalui koneksi internet, dengan cara menyaring lalu lintas jaringan yang menggunakan alamat IP, nomor port protocol.


WPA ( Wi-fi protected access)
suatu system yang juga dapat ditetapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel.


WAP (Wireless application protocol)
sebuah protocol atau sebuah tehnik messaging service yang memungkinkan sebuah telepon genggam digital atau terminal mobile yang mempunyai fasilitas WAP, melihat/ membaca isi dari situs di internet dalam sebuah format teks khusus.


SSID (Service set identifier)
Tempat mengisikan nama dari akses point yang akan di setting. Apabila klien computer sedang mengakses kita misalnya dengan menggunakan superscan, maka nama yang akan muncul adalah nama SSID yang diisikan tersebut.




Terima kasih telah membaca blog kami, sekian penjelasan yang dapat kami berikan. Mohon maaf bila ada kata-kata yang salah dan Terima Kasih :D





--- Thank You ---